You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran PHB Rawa Kerbau Dinormalisasi
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Rawa Kerbau Dinormalisasi

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat melakukan normalisasi Saluran Penghubung (PHB) Rawa Kerbau, Jalan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih. Sampah dan sedimen di saluran dikeruk oleh petugas.

Pengerjaan diperkirakan akan memakan waktu hingga dua bulan. Normalisasi dilakukan agar fungsi saluran bisa maksimal

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat, Boris Karlop Lumbangaol mengatakan, total panjang saluran yang dilakukan pengerukan sepanjang dua kilometer. Kedalaman lumpur yang dikeruk adalah mulai dari 50 hingga 100 sentimeter.

"Pengerjaan diperkirakan akan memakan waktu hingga dua bulan. Normalisasi dilakukan agar fungsi saluran bisa maksimal," ujarnya, Senin (17/4).

Sudin SDA Jakut Buat Saluran Air di Jl Lodan Raya

Untuk pengerjaan pihaknya menurunkan satu unit eskavator amphibi mini dan satu unit eskavator long arm. Selain itu sebanyak lima unit dumptruck difungsikan untuk membuang sisa pengerukan lumpur dari lokasi.

"Untuk pengerjaan difokuskan di siang hari, agar tidak mengganggu masyarakat di sekitar PHB tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11127 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1263 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1261 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati